IR NEWS

18 Februari 2021

Pada tanggal 13 Februari 2021, hanya berjarak 26 hari dari peringatan gempa Tohoku yang terjadi pada tanggal 11 Maret 2011, gempa bermagnitudo 7,3 skala richter menghantam Prefektur Fukushima, mengakibatkan pemadaman lampu berskala besar (sekitar 860.000 rumah padam) di wilayah Timur dan Utara Jepang. 100 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.[1] Kordinat terjadinya gempa ini terletak di wilayah perairan Jepang, tepatnya di garis 40.7 derajat Lintang Utara dan 142.7 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 km.[2] Jepang merupakan wilayah yang sangat rawan gempa dikarenakan Jepang dilewati oleh Lempeng Pasifik atau Pacific Ring of Fire , sekitar 20 persen gempa yang terjadi di bumi disebabkan oleh lempeng ini.[3]

Tidak ada bahaya tsunami yang dilaporkan oleh pemerintah Jepang, namun seluruh masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dihimbau untuk sementara pindah ke lokasi yang lebih aman.[4] Sementara itu, pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang dikelola oleh Tokyo Electric Power Co. mematikan seluruh 13 unit reaktornya selama gempa untuk menghindari adanya kemungkinan ledakan. Sinyal telefon seluler di daerah Fukushima dan Miyagi mengalami pemutusan jaringan. Jalur kereta cepat Shinkansen antara kedua prefektur juga ditutup akibat kerusakan kabel dan longsor di jalur kereta. Menurut Japan Meteorological Agency (JMA), gempa terjadi akibat susulan gempa Tohoku yang terjadi pada 11 maret 2011 lalu.[5]

Gempa yang terjadi pada pukul 23.08 waktu setempat ini mengakibatkan beberapa alat pendeteksi gempa di beberapa wilayah utara Jepang bergeser. Seperti pendeteksi gempa di wilayah Fukushima, tepatnya Minami-Soma mengalami pergeseran sebesar 2 cm. Walau tidak ada tanda-tanda adanya tsunami, telah terdeteksi pergerakan air laut yang menciptakan gelombang setinggi 10-20 cm.[6]

Sementara itu, unit distilasi minyak mentah yang dikelola oleh ENEOS mengalami pematian total pada durasi gempa. Hingga saat ini, belum ada arahan untuk menghidupkan situs ini untuk sementara waktu.[7] Sebanyak 860.000 rumah mengalami pemadaman listrik, namun telah kembali normal pada minggu, 14 Februari kemarin. Jalur kereta rencananya akan Kembali dibuka pada senin ini. Perdana Mentri Jepang, Yoshihide Suga pada tanggal 14 Februari kembali ke kantornya untuk membuka Crisis Center disana.[8]

1 Japan hit by powerful undersea quake; no tsunami threat – The Washington Post

2 Earthquake in Japan: 6.3-magnitude quake jolts Japan, no tsunami alert issued | World – Gulf News

3 Saturday’s strong earthquake in Japan called ‘aftershock’ of deadly 2011 quake | Earth | EarthSky

4 Japan earthquake: Massive 7.1 magnitude quake strikes – buildings shake in Tokyo | World | News | Express.co.uk

5 Japan Earthquake Near Fukushima: Latest News and Updates on Quake and Injuries – Bloomberg

6 Panel: Feb. 13 quake affected wide areas due to deep focus : The Asahi Shimbun

7Japan’s ENEOS shuts Sendai refinery after 13 February earthquake | ICIS

8 Japan earthquake: 7.3-magnitude earthquake hits near Fukushima (usatoday.com)

Abimanyu Rizky Ilahi (2021)

0Shares

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *