IR NEWS

24 Februari 2021

Pada Sabtu, 20 Februari waktu setempat Rusia mengidentifikasi adanya kasus transmisi virus flu burung H5N8 dari hewan ke manusia. Temuan ini sudah dilaporkan ke organisasi kesehatan dunia, WHO (Word Health Organization).[1] WHO pada Sabtu lalu sudah mengkonfirmasi laporan ini. Menurut juru bicara WHO, masih diperlukan banyak informasi untuk meneliti dampak virus ini terhadap kesehatan masyarakat.

Sebelumnya pada Desember lalu tercatat sebanyak 7 orang di peternakan ayam yang terletak di selatan Russia terkonfirmasi positif virus flu burung H5N8. Peristiwa ini menjadi kasus pertama, di dunia virus tersebut menginfeksi dari hewan ke manusia.[2] Menurut Anna Popova, kepala pengawas kesehatan Rusia Rospotrebnadzor tidak ada tanda-tanda penularan ke sesama manusia sejauh ini.[3] Menurutnya, jenis H5N8 sangat mudah menular ke unggas. Selain itu virus ini tidak memiliki gejala yang berat. Ia juga menjelaskan pihak mereka belum mengetahui apakah virus ini dapat bermutasi lebih jauh. Ia mengatakan para ilmuwan di laboratorium Vektor sudah mengasingkan dan menyimpan materi genetik virus dari tujuh pekerja yang terinfeksi tersebut.[4] Ia menambahkan para pekerja tersebut tidak memiliki riwayat penyakit tertentu. Kondisi mereka menurun murni karena tertular dari ungas di peternakan.

WHO menjelaskan bahwa transmisi virus berjenis H5N8 kepada manusia sangat jarang terjadi. Manusia bisa terinfkesi jika pernah kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi atau sudah mati.[5] Gejala yang ditimbulkan pada manusia pun bervariasi dari ringan hingga parah.

Flu burung biasanya hanya menyerang burung dan sejenis unggas lainnya. Kasus infeksi H5N8 pada manusia umumnya disebabkan oleh kontak dengan unggas yang terinfeksi atau permukaan yang terkontaminasi kotoran unggas yang terinfeksi: seperti air liur, sekret hidung, atau feses dan tidak sempurna dalam memasak daging unggas untuk di konsumsi. Belum ditemukan penularan berkelanjutan terhadap sesama manusia. Wabah virus H5N8 telah dilaporkan di Rusia, Eropa, Cina, Timur Tengah dan Afrika Utara dalam beberapa bulan terakhir.[6]

Virus flu burung memiliki banyak jenis dan turunan. Diantaranya seperti A (H5N1) dan A (H7N9) atau flu babi A (H1N1). Virus lain seperti – H5N1, H7N9 dan H9N2 – telah dikonfirmasi dapat menyebar ke manusia. Virus H5N1 menyebabkan penyakit yang parah dan kematian pada manusia sebesar 60%. Pada tahun 2014 wabah H5N8 menginfeksi unggas di peternakan di negara-negara Eropa seperti Jerman, Belanda dan Inggris.[7] Akibat merebaknya virus ini ratusan unggas telah dimusnahkan untuk menghentikan penyebaran virus tersebut. Selain itu wabah ini akan berdampak terkedalanya kegiatan ekspor dan impor karena harus melakukan pembatasan.

Pusat Virologi dan Bioteknologi Negara Institut Vektor Siberia sendiri memberi tanggapan jika mereka siap mengembangkan alat untuk mendeteksi virus H5N8 pada manusia dan siap untuk mengembangkan vaksin yang diperlukan.[8]

 

  1. CNN Indonesia dalam https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210221100312-134-608940/rusia-deteksi-kasus-pertama-flu-burung-h5n8-pada-manusia diakses pada Senin, 22 Februari 2021 pukul 14:01
  2. CNBC Indonesia dalam https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210220202751-37-224907/covid-belum-selesai-kasus-flu-burung-h5n8-ditemukan-di-rusia diakses pada Senin, 22 Februari 2021 pukul 13:54
  3. Aljazeera dalam https://www.aljazeera.com/news/2021/2/20/russia-reports-first-case-of-human-infection-with-ah5n8-bird-flu diakses pada Senin, 22 Februari 2021 pukul 15:34
  4. Kompas TV dalam https://www.kompas.tv/article/148941/rusia-lapor-ke-who-atas-penularan-virus-flu-burung-h5n8-unggas-kepada-manusia-ini-tindak-lanjut-who diakses pada Senin, 22 Februari 2021 pukul 15:49
  5. CNBC Indonesia dalam https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210220202751-37-224907/covid-belum-selesai-kasus-flu-burung-h5n8-ditemukan-di-rusia diakses pada Senin 22 Februari 2021 pukul 16:29
  6. Aljazeera dalam https://www.aljazeera.com/news/2021/2/20/russia-reports-first-case-of-human-infection-with-ah5n8-bird-flu diakses pada Senin, 22 Februari 2021 pukul 16:39
  7. CNN dalam https://edition.cnn.com/2021/02/21/europe/russia-h5n8-avian-flu-poultry-humans-intl/index.html diakses pada Senin, 22 Februari 2021 pukul 15:34
  8. Kompas TV dalam https://www.kompas.tv/article/148941/rusia-lapor-ke-who-atas-penularan-virus-flu-burung-h5n8-unggas-kepada-manusia-ini-tindak-lanjut-who diakses pada Senin, 22 Februari 2021 pukul 16:03

 

Elga Velisya (2021)

0Shares
Categories: NewsPost

PCD Studies Center

Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Riau

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *