IR NEWS

31 Maret 2021

Pada selasa (23/03/2021) kapal kargo raksasa Ever Given/Evergreen terjepit di Terusan Suez, Mesir dan membuat terusan tersebut mengalami macet selama beberapa hari. Kapten dari kapal tersebut menjelaskan bahwa alasan kapal menabrak daratan dikarenakan badai pasir menghalangi pandangannya, meskipun pada konferensi pers yang dikutip AFP, Kepala Otoritas Terusan Suez Mesir, Osama Rabie pada sabtu (27/03/2021) menerangkan bahwa angin kencang bukan penyebab utama kapal Evergreen menabrak sisi kanal. “Angin kencang dan faktor cuaca bukan alasan utama tersangkutnya kapal, mungkin ada kesalahan teknis atau human error,” ujarnya[1]. Seperti yang juga dikutip dari Alarabiya news[2] pada konferensi AFP tersebut walapun dia tidak menjelaskan lebih lanjut tentang apa itu alasan pastinya[3].

Kapal Evergreen berbendera Panama dengan panjang empat kali ukuran lapangan sepak bola, dengan lebar 59 meter dan berbobot sekitar 200.000 ton telah merugikan banyak negara hingga mencapai total kerugian miliaran dollar per harinya. Akibat dari kandas nya kapal ini sekitar 200 kapal menunggu di kedua ujung dari Terusan Suez, jalur yang merupakan salah satu jalur yang sangat vital dengan menghubungkan dua benua.

Tidak hanya itu, akibat dari macet ini pasokan minyak dan gas alam terganggu, melansir Bloomberg, 10% perdagangan minyak dunia dan 8% perdagangan gas alam melewati Terusan Suez, terutama dari kawasan teluk yang dimana terdapat 10 kapal tanker minyak membawa 13 juta barel minyak atau setara dengan 13% dari pasokan minyak mentah harian dunia. [4]

Akhirnya pada hari Senin (29/03/2021), kapal raksasa yang membuat Terusan Suez macet dapat berlayar lagi setelah kandas selama 6 hari. Melalui sebuah siaran TV milik pemerintah Mesir, Mohab Mamish sebagai penasihat presiden Mesir untuk proyek Terusan dan pelabuhan Suez, mengatakan “Kapal kargo telah dibebaskan dan dapat kembali berlayar”. Upaya pembebasan kapal ini mendapat pujian dari Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi dalam sebuah pernyataan melalui akun Twitter-nya “Hari ini usaha Mesir telah berhasil mengakhiri krisis kapal yang terdampar di Terusan Suez meskipun kompleksitas teknis operasinya sangat besar,” dia juga menambahkan “Mengembalikan sesuatu kepada yang sudah seharusnya dengan usaha Mesir, seluruh dunia dapat yakin bahwa kebutuhan mereka akan terpenuhi dan barang akan mengalir melalui arteri navigasi pusat,”[5]

  1. https://www.kompas.com/global/read/2021/03/28/091717370/fakta-baru-terusan-suez-macet-kapal-ever-given-bukan-terseret-angin?page=all
  2. https://english.alarabiya.net/News/middle-east/2021/03/27/Over-300-ship-waiting-to-transit-Suez-Canal-Chairman-
  3. https://www.businessinsider.com/how-ever-given-got-stuck-in-suez-canal-main-theories-2021-3?r=US&IR=T
  4. https://www.aa.com.tr/en/economy/suez-crisis-to-trigger-losses-for-egypt-world-trade/2189376
  5. https://www.aa.com.tr/en/world/stuck-cargo-ship-mv-ever-given-re-floated-in-suez-canal/2191039

Abu Dzar A. G Wicaksana (2021)

0Shares

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *