Desi Fitriani Sinaga (2021)

Di abad ke 21, layanan streaming berbasis langganan seperti Netflix merupakan sarana yang banyak diminati oleh masyarakat khususnya Generasi Z. Tayangan Netflix dinilai memberikan banyak pengaruh positif kepada anak muda mulai dari pengembangan kemampuan, pengetahuan, hingga keterampilan. Netflix juga bisa digunakan oleh sebuah negara sebagai alat untuk menyebarkan pengaruh atau mempromosikan budayanya ke dunia internasional. Hal ini tentunya membuat setiap negara berlomba-lomba untuk menciptakan karya yang dapat diapresiasi dan menjadi trending dunia. 

Squid Game, serial Netflix yang viral (sumber : Instagram @Netflixkr)

Sejak awal kemunculannya, Squid Game banyak menarik perhatian masyarakat internasional termasuk di Indonesia. Berdasarkan artikel dari Flix Patrol, serial ini menjadi trending di 83 Negara dan menduduki urutan pertama dalam Top TV Shows di Netflix pada bulan Oktober 2021 (FlixPatrol, 2021). Tentu hal ini lagi-lagi membuat nama Korea Selatan menjadi topik utama dalam keberhasilannya di industri film setelah sebelumnya Parasite menjadi trending di tahun 2020. Keberhasilan Squid Game secara tidak langsung dinilai sebagai sarana Soft Diplomacy Korea Selatan yang berdampak ke seluruh dunia.

Jika dikaitkan dengan power, power dalam suatu negara memiliki 3 unsur penting. Pertama, daya paksa (Force), adanya suatu ancaman eksplisit atau penggunaan kekuatan militer, ekonomi, dan sarana pemaksaan lainnya oleh aktor A terhadap aktor B demi mencapai tujuan politik A. Kedua, pengaruh (Influence), yang bisa didefinisikan sebagai penggunaan alat alat persuasi (tanpa kekerasan) oleh aktor A demi menjamin agar perilaku aktor B sesuai dengan keinginan aktor A. Ketiga, wewenang (Authority), yaitu sikap tunduk sukarela aktor B pada arahan (nasehat, perintah) yang diberikan oleh aktor A (Alam. S & Nyarimun, 2017). Menurut Joseph S. Nye, Jr, Power adalah kekuatan atau kemampuan mempengaruhi pihak lain untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Nye menggolongkan power dalam dua spektrum perilaku yang berbeda. Pertama, Hard Power yang termasuk dalam spektrum perilaku Command Power, yakni kemampuan untuk mengubah apa yang pihak lain lakukan (what others do). Kedua, Soft Power dalam spektrum perilaku Cooperative Power, yakni kemampuan untuk dapat mempengaruhi dan membentuk apa yang pihak lain inginkan (what others want). Cooptive Power dapat diperoleh melalui agenda Setting (memanipulasi agenda pilihan politik sehingga pihak lain gagal mengekspresikan suatu preferensi politik tertentu karena merasa preferensi tersebut terlihat tidak realistis yang bersumber pada institusi) atau melalui Attraction yaitu daya tarik yang bersumber pada budaya, nilai-nilai dan kebijakan yang dimiliki (Alam. S & Nyarimun, 2017).

Dari penjelasan power tersebut, dapat kita ketahui bahwasanya serial Squid Game merupakan alat soft power yang digunakan Korea Selatan dalam menjalankan diplomasinya, yang mana melalui serial ini Korea Selatan mengenalkan budayanya ke dunia luar dengan kekuatan influence. Kekuatan influence dinilai sebagai alat persuasi yang didalamnya tidak ada unsur kekerasan atau paksaan apapun. Tentunya soft diplomacy banyak memberikan dampak positif dan juga efektif baik dari segi strategi, taktik, atau bahkan biaya yang dikeluarkan jika dibandingkan dengan hard power. Series Squid Game pada dasarnya menceritakan permainan tradisional Korea Selatan yang dijadikan sebagai kompetisi para pemain dalam suatu arena untuk memperebutkan hadiah uang sebesar 45,6 Miliar. Namun, dalam permainan ini nyawa adalah taruhannya. 

Pengaruh budaya yang paling terasa dalam serial ini adalah ketika Squid Game berhasil menjadikan permainan dan makanan tradisional Korea Selatan yaitu permen dalgona sebagai permainan dan makanan masyarakat dunia, bahkan tak sedikit pengguna media sosial yang berlomba untuk membagikan resepnya.

Popularitas Squid Game di Indonesia

petugas pengawas Tes CPNS di Jawa Timur (Sumber : Foto Arsip Kemenkumham Jatim cnnndonesia.com)

Indonesia merupakan salah satu negara yang terpengaruh serial Squid Game. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang mengikuti trend Squid Game. Mulai dari lantunan musik, makanan, baju, hingga lainnya. Kepopuleran serial ini bahkan sampai menginspirasi pejabat publik untuk membuat kebijakan penggunaan seragam merah muda ala petugas Squid Game bagi pengawas Tes CPNS Kemenkumham di Jawa Timur. Dimana para penjaga ini menggunakan seragam Squid Game dan berakting seolah-olah tes yang dijalankan peserta sebagai rintangan dalam permainan layaknya Squid Game. Tentunya hal ini menjadi sorotan publik, publik menganggap hal tersebut sebagai sebuah kreatifitas yang bagus dan unik sehingga Tes CPNS  lebih terbuka dan menjadi hiburan tersendiri bagi para pelaksana tes.

Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa pengaruh soft diplomacy yang diberikan Squid Game sangatlah besar. Kesuksesan Squid Game tentunya menjadi keuntungan bagi Korea Selatan. Tingginya penggunaan sosial media yang mengangkat tema Squid Game di kalangan anak muda memberikan sumbangan pada penyebaran pengaruh budaya Korea Selatan ke seluruh dunia. Dari kesuksesan Squid Game penulis berharap Indonesia bisa mencontohnya. Karena seperti Korea Selatan, film ataupun serial Indonesia juga berpotensi untuk menjadi sarana diplomasi yang menjadikan budaya, kebiasaan, dan juga adat istiadat Indonesia lebih dikenal oleh dunia.

seluruh pandangan dari tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak merepresentasikan PCD Studies Center.

 

0Shares
Categories: Opinion

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *